Cara Belajar Investasi yang Aman untuk Para Awam

Cara belajar investasi menjadi hal yang sangat penting untuk dilakukan para investor pemula. Bagi para awam, belajar mengenai investasi perlu dilakukan secara lebih cermat dan aman. Selain memberikan potensi keuntungan besar, belajar investasi sudah pasti akan meminimalisir risiko yang mungkin saja terjadi pada investor.
Tips Belajar Investasi yang Aman

Mempelajari cara berinvestasi dapat dilakukan dari mana saja, terlebih di masa perkembangan teknologi yang cukup pesat saat ini. Berbagai informasi mengenai cara berinvestasi dapat Anda peroleh dari berbagai sumber berikut:
1. Belajar melalui buku dan motivator
Salah satu sumber belajar investasi yang banyak dipilih oleh para awam adalah buku. Terlebih, ada banyak buku-buku motivasi yang berasal dari investor profesional, baik dari dalam maupun luar negeri, di mana mereka memberikan berbagai tips seputar investasi.
Contohnya saja buku berjudul “The Intelligent Investor” karya Benjamin Graham. Meskipun buku ini terbit pada tahun 1949, namun buku ini sudah diakui oleh para investor sebagai salah satu yang terbaik. Terdapat berbagai referensi yang bisa diperoleh, terutama analisis fundamental dan cara-cara pengelolaan portofolio.
2. Belajar dari akun media sosial
Media sosial saat ini tidak hanya digunakan sebagai alat untuk mem-branding diri, namun juga dapat digunakan sebagai media pembelajaran. Terlebih, saat ini sudah banyak akun medsos yang membagikan berbagai informasi terkait investasi, baik dari perkembangan terbaru maupun informasi mengenai analisis dan pengelolaannya.
Meski begitu, selalu pastikan Anda memilih akun media sosial yang tepat. Cek kembali latar belakang financial expertise yang berada di balik akun media sosial tersebut. Cermati juga konten-konten yang dibagikan, apakah relevan dan mampu memberikan berbagai insight.
3. Belajar dari video tutorial
Berbagai tutorial seputar investasi juga banyak berseliweran di internet, baik yang berupa video singkat seperti pada reels atau shorts, namun juga berbagai video tutorial mengenai investasi seperti pada Youtube. Banyak orang memilih video tutorial untuk belajar investasi secara lebih mendalam karena penjelasannya terbilang mudah dipahami.
Tentu saja, Anda tetap perlu memilih video tutorial yang tepat dan sesuai dengan kondisi investasi saat ini. Cermati juga para expert yang ada di balik video tutorial tersebut, apakah memang terpercaya. Jika kreator tersebut membuka sesi diskusi, jangan ragu untuk menanyakan lebih jauh mengenai konten investasi yang dibuat.
Baca juga : Strategi Melunasi Utang yang Bisa Diterapkan
4. Belajar dari teman yang berpengalaman
Mempelajari investasi juga dapat dilakukan bersama dengan teman atau kerabat yang memang sudah memiliki pengalaman dalam berinvestasi. Anda bisa menanyakan lebih jauh tentang investasi apa yang dilakukannya hingga bagaimana cara menjalankan investasi itu.
Tanyakan juga bagaimana tips untuk bisa mendapatkan hasil yang maksimal dan menghindari risiko yang kerap terjadi. Dari ilmu dan pengalaman yang diberikan, tentu akan menjadi pembelajaran yang kemudian dapat Anda praktikkan secara tersendiri.
5. Belajar langsung pada aplikasi investasi
Cara belajar investasi lain yang juga bisa Anda lakukan yakni dengan praktik secara langsung, salah satunya melalui aplikasi investasi. Saat ini, ada berbagai aplikasi investasi yang tersedia di internet dan bisa Anda pilih sesuai kebutuhan. Mulai dari investasi saham, reksa dana, bahkan investasi emas secara online.
Jika ingin langsung mempraktikkan dan belajar mengenai investasi melalui aplikasi, pastikan Anda memilih aplikasi yang tepat sesuai kebutuhan. Cek juga apakah perusahaan penyedia aplikasi investasi tersebut terdaftar resmi pada OJK dan sudah dipercaya oleh publik.
Berinvestasi yang Aman Bagi Orang Awam
Menjalankan investasi sejak dini memang baik, namun akan lebih baik lagi jika Anda dapat memaksimalkannya dengan berinvestasi secara aman. Oleh karena itu, ada beberapa hal yang perlu Anda cermati untuk bisa menjalankan investasi tanpa khawatir dengan risikonya:
1. Pastikan Anda sudah sehat finansial
Saat akan menjalankan investasi, pastikan kembali apakah keadaan finansial Anda sudah cukup baik. Banyak orang memaksakan diri untuk menjalankan investasi dalam jumlah yang besar, padahal kondisi finansialnya masih kurang stabil. Pada akhirnya, mereka malah mengorbankan dana yang seharusnya digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokoknya.
Jika Anda sudah menyiapkan dana khusus investasi, lakukan aktivitas tersebut secara bertahap. Alokasikan modal pada investasi secara bertahap, dimulai dari yang kecil terlebih dahulu. Hal ini bertujuan agar Anda dapat memahami situasi pasar sekaligus sebagai salah satu upaya untuk mengurangi risiko yang mungkin saja ada.
2. Ketahui profil risiko Anda
Dalam berinvestasi, profil risiko menjadi hal yang cukup penting untuk diketahui. Pasalnya, profil risiko akan membantu Anda dalam memilih jenis instrumen yang tepat bahkan mampu mengetahui potensi kerugian yang akan muncul saat menjalankan investasi tersebut.
Ada beberapa faktor yang mendukung profil risiko investasi seseorang, salah satunya dari segi pengalaman dan pengetahuan mengenai investasi. Bagi Anda yang masih awam dan belum memiliki pengalaman yang matang, umumnya akan digolongkan pada profil konservatif dengan risiko investasi yang rendah.
3. Pilih instrumen dengan risiko rendah
Bagi orang yang masih awam terhadap investasi, akan lebih baik jika memulainya dari instrumen yang berisiko rendah terlebih dahulu. Salah satunya dengan berinvestasi logam mulia atau emas. Meskipun terbilang klasik, namun cara ini terbukti memiliki risiko yang lebih rendah karena nilai emas cenderung stabil, bahkan mengalami kenaikan setiap tahun.
Bisa juga menjalankan investasi berupa reksa dana, di mana dana yang Anda miliki akan dikumpulkan dan diinvestasikan oleh manajer investasi. Instrumen ini bahkan cocok buat para awam yang ingin berinvestasi tanpa memikirkan keterbatasan dana. Sebelum membeli produk reksa dana, pastikan juga Anda sudah menyesuaikan kebutuhan dan profil risiko.
4. Jalankan investasi di platform terbaik
Buat Anda yang memutuskan untuk menjalankan investasi saham atau reksa dana, pastikan Anda memulainya secara matang, misalnya dengan memilih perusahaan dan sekuritas yang terpercaya. Hal tersebut sudah pasti akan sangat membantu Anda dalam menjalankan aktivitas investasi yang telah direncanakan sebelumnya.
Apabila ingin memulai investasi dengan cara yang lebih mudah seperti investasi emas, ada baiknya tetap memilih perusahaan penyedia emas yang terpercaya. Hal ini tentu akan membantu Anda mendapatkan akses investasi dengan risiko yang minim namun bisa memberikan hasil yang cukup dan sesuai dengan ekspektasi.
5. Tidak mudah tergiur dengan investasi bodong
Investasi memang menawarkan imbal hasil yang cukup besar, namun jangan sampai Anda tergiur dengan hasil tersebut tanpa memikirkan berbagai risiko yang ada. Terlebih, saat ini ada banyak oknum dan platform aplikasi yang sering menawarkan investasi dengan iming-iming keuntungan dalam jumlah fantastis.
Meskipun masih awam dengan investasi, tetaplah menjadi investor yang cerdas. Tentukan tujuan investasi Anda, perhatikan risiko yang mungkin terjadi, serta sesuaikan dengan kondisi keuangan. Cek kembali legalitas perusahaan maupun platform penyedia investasi guna meminimalisir risiko besar dan kerugian yang bisa saja terjadi.
Itulah beberapa cara belajar investasi yang tepat dan aman bagi para investor yang masih awam dan belum memiliki banyak pengalaman. Pada hakikatnya, berinvestasi tetap membutuhkan berbagai ilmu dan pembelajaran. Jadi, jangan takut untuk mencoba!

